ENREKANG — Kedepan masyarakat Enrekang akan lebih diarahkan untuk lebih religius. Ini merupakan salah satu rencana strategis (renstra) Kabupaten Enrekang. Hal ini dikemukakan langsung Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung dalam peringatan hari jadi Enrekang yang ke-45 Kamis 17 Februari, pekan lalu.

Bupati berharap hal ini mengilhami dan membangkitkan kesadaran segenap lapisan masyarakat Massenrempulu. Menurutnya, pembangunan Enrekang harus digerakkan dan dipacu dengan memperhatikan nilai-nilai luhur budaya yang dijunjung tinggi masyarakat Kabupaten Enrekang selama ini. Ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Dengan prioritas pembangunan spiritual, diharapkan pembangunan fisik ikut terbangun.

Sebagai awal pelaksanaan program ini, pemerintah Enrekang selama ini telah menggalakkan pengajian di kalangan aparat masing-masing instansi. Kegiatan itu kemudian ditindaklanjuti dengan lomba Tadarus Alqur’an antarinstansi. Pelaksanaan program yang dimulai di tingkat aparat ini sebagai upaya meningkatkan kualitas mental keagamaan aparatur agar.

Sehingga dapat menjadikan nilai-nilai agama sebagai pijakan dan sendi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai yang diharapkan.

Secara umum, tahap awal pembinaan keagamaan antara lain kegiatan pemberantasan buta aksara Alquran, pemberian bantuan kepada 326 orang imam masjid yang dilaksanakan bekerjasama dengan Kanwil Departemen Agama Sulawesi Selatan, 256 TK-TPA, 224 masjid, satu gereja, dan bantuan 450 kitab suci Alqur’an.
Sumber : (sap)

Iklan