Soal Dugaan Kasus Pungli di SMPN 4 Temban
ENREKANG– Pungutan yang diberlakukan Kepala SMPN 4 Temban, Drs Muh Sale Sapa, ditanggapi serius Bupati Enrekang, H La Tinro La Tunrung.
La Tinro segera menginstruksikan Kepala Bawasda untuk segera melakukan pengusutan di lapangan dan memberikan sanksi bila pungutan itu melanggar aturan.

Bupati sangat menyesalkan dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum Kepala SMPN 4 Temban. Masalahnya karena dirinya telah mengeluarkan surat edaran yang melarang pihak sekolah mulai SD, SMP, sampai SMA untuk melakukan pungutan jelang Ujian Akhir Nasional (UAN).

“Saya minta kepada Bawasda agar melakuakn investigasi dan hasinya dilaporkan kepada saya. Kalau memang benar melakukan pungli, maka akan diberi sanksi berat sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata La Tinro yang dihubungi Fajar, Minggu, 19 Juni.

Kepada seluruh kepala sekolah yang ada, Bupati Enrekang mengharapkan agar menjalankan tugasnya sesuai prosedur yang berlaku, jujur, dan bertangung jawab. Tidak merusak tatanan pemerintahan untuk kepentingan sendiri atau kelompok misalnya melakukan pungli yang merugikan orangtua siswa.

“Saya mengharap kepada kepala sekolah agar bekerja dengan jujur dan ikhlas. Jangan sama sekali membebani orangtua siswa dengan pungutan yang tidak jelas. Bila akan melakukan pungutan, sebaiknya dimusyawarahkan dengan komite sekolah dan orangtua siswa,” katanya.
Sumber : (aci)

Iklan