Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung, Jumat, menilai wajar saja bila mahasiswa mengkritik kinerja pemerintahannya.
Namun demikian, dia mengharapkan alangkah baiknya kalau kritik itu disampiakan dalam dialog. “Kalau mau memberi saran atau kritik sebaiknya kita berdialog untuk mencari solusi. Jangan turun ke jalan,” jelasnya di Parepare, Jumat (16/12).
Bupati mengatakan hal itu ketika ditanya soal aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Massenrepulu (HPMM) di depan Kantor Bupati Kabupaten Enrekang, Kelurahan Tinang, Kecamatan Enrekang, Kamis (15/12).

Sekitar 50 mahasiswa yang berunjuk rasa menuntut bupati melakukan peninjauan kembali manajemen pendataan dan penyaluran dana kompensasi BBM.
Selain itu, demonstran mendesak bupati untuk melakukan upaya transparansi terhadap sejumlah proyek seperti pembangunan Terminal Agro Cece (depan kantor bupati). Aksi mahasiswa ini mendapat perlawanan dari warga. Puluhan, warga menghadang laju mahasiswa di depan kantor bupati. Berkat kesigapan polisi, maka bentrokan dapat dicegah dan persoalan di selesaikan di Kantor DPRD Enrekang. (eki)