Januari 2006


ENREKANG, Badan Kepegawaian daerah (BKD) Kabupaten Enrekang telah mendata sebanyak 1.979 tenaga honor dan telah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa waktu lalu.
Menurut Kepala Sub Bidang Perencanaan Pengembangan Pegawai BKD Enrekang Yuyu Yuhaeni, Sabtu (7/1), jumlah honorer itu meliputi 984 orang digaji dari APBD atau APBN dan lebihnya digaji dengan sumber pembiayaan lain.
Berdasarkan hasi pendataan honorer itu diketahui tidak ada pegawai yang memiliki masa pengabdian 20 tahun atau lebih untuk mendapat prioritas pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sekitar Februari mendatang.
Kepala BKD Enrekang Nurhasan, yang ditemui di tempat terpisah, menjelaskan, jumlah CPNS yang akan diterima terbanyak untuk formasi tenaga guru, baru paramedis, dan penyuluh pertanian.

Pemkab Enrekang mengusulkan 287 CPNS dan diterima sebanyak 260. Sedangkan untuk penerimaan tahun belum ada formasi yang diperoleh dari BKN.

Libatkan Lembaga Independen
Menurut Kepala Sub Bidang Perencanaan Pengembangan Pegawai BKD Enrekang, Yuyu Yuhaeni, pemkab sudah siap melaksanakan ujian penerimaan CPNS dan kini sedang menunggu petunjuk teknis (juknis) dan jadwal penerimaan dari pusat.
Penerimaan CPNS di Enrekang akan melibatkan lembaga independen seperti dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Nasional (STIA LAN). (rip)

Iklan

ENREKANG, Panitia Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) Ke-24 di Kabupaten Enrekang menyiapkan sebanyak 30 Master of Ceremony (MC) dan 10 orang sebagai cadangan.
Menurut Koordinator Bidang Perlombaan MTQ M Amiruddin, beberapa hari lalu, 30 MC dan 10 MC cadangan itu terdiri atas putra dan putri yang memenuhi syarat dan kemampuan serta kebutuhan lomba.
“Panitia juga akan mempersiapkan dan melakukan koordinasi kebutuhan personil MC yang bercorak dan bernuansa islami,” kata Amiruddin.
Ditambahkan, panitia juga akan membentuk sekretariat panitia yang akan bertugas menampung aspirasi dan komplain peserta. Sekretariat merupakan wadah penyelesaian setiap permasalahan yang terjadi.

Kepala Humas dan Protokol Setda Kabupaten Enrekang Andi Sujasmin, pada kesempatan terpisah pihak humas dan protokol Setda Enrekang sebagai pantia MTQ juga mengharpkan agar seksi perlombaan mendapat dukungan seluruh panitia, dukungan pembiayaan serta partisipasi masyarakat.
Dalam rapat Panitia MTQ digelar di Ruang Asisten I Pemkab Enrekang, 4 Januari lalu, Amiruddin mengingatkan, kunci sukses penyelenggaraan MTQ sangat ditentukan kelancaran dan kemampuan seksi-seksi panitia.
MTQ ke-24 tingkat Sulsel ini rencananya digelar di Lapangan Abu Bakar Lambogo, Battili, Kota Enrekang. Panitia belum memastikan waktu yang pasti, namun direncanakan berlangsung April mendatang. (rip)Tribun