Kerugian Mencapai Rp 2 Miliar
Enrekang, Tribun — Sebanyak 12 deretan los dan rumah toko (ruko) di Jl Kemakmuran kota Enrekang, terbakar, Selasa (7/3) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian material ditaksir Rp 2 miliar.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Enrekang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Musa mengatakan, kejadian mulai pukul 01.30 wita.
“Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam kemudia dengan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran,” jelas Musa, Selasa (7/3).
Polisi masih memeriksa penyebab kebakaran yang menyebabkan terbesar di Enrekang selama setahun terakhir. “Kita masih menunggu hasil laporan pemeriksaan di tempat kejadian,” ujarnya.

Menurut dia, 12 unit los dan ruko yang terbakar tersebut adalah bekas pasar lama Enrekang. Los dan ruko yang terbakar itu merupakan bagian yang menjual barang-barang campuran dan usaha perbengkelan.
Sebanyak 10 kepala keluarga (KK) yang tinggal di dalam ruko yang terbakar berhasil menyelamatkan diri. Mereka menelan kerugian material rata-rata 400 juta.
Kepala Kantor Sosial Kabupaten Enrekang Umar P menyebutkan, total kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp 2 miliar. “Itu sudah termasuk jumlah kerugian dari harga barang jualan dan bangunan yang terbakar,” katanya.

Mobil Pemadam Kebakaran Mogok
Banyaknya los dan ruko yang terbakar karena api sulit dipadamkan. Pemerintah setempat hanya memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran.
Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, Dion dan Eka, petugas pemadam kebakaran memerlukan waktu dua jam lebih untuk memadamkan api.
Pemadam kebakaran hanya memiliki satu unit mobil pemadam. Kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar pukul empat subuh.
“Mobil pemadam kebakaran cuma satu dan itu pun sudah tua. Mobilnya sempat mogok-mogok. Seharusnya pemerintah memperhatikan hal itu,” jelas Dion.
Seorang korban pemilik los, Atta, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Dia membenarkan kalau mobil pemadam kebakaran milik pemerintah sudah tua.
“Kami harapkan agar pemerintah memerhatikan kami dengan membantu bahan bangunan untuk renovasi bangunan yang terbakar,” katanya.
Bupati La Tinro La Tunrung yang meninjau lokasi kebakaran pukul 07.00 wita memberikan bantuan kepada 10 KK pemilik los.
Staf Bidang Pelayanan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan Badan Inkom dan PDE Kabupaten Enrekang Eka Febriansyah mengatakan, bupati memberikan bantuan puluhan dos mi dan dua ton beras untuk 10 KK pemilik los. (rip-Tribun)

Iklan