ENREKANG, Upeks—Berbagai kasus korupsi yang sudah dilakukan pemberkasan se-panjang Tiga tahun lalu dari pihak Polres Enrekang disinyalir macet, hal tersebut diungkapkan Kasat Serse AKP Musa di ruang kerjanya Kamis (12/4)

Keterangan Kasat Serse tersebut menjawab sejumlah pertanyaan ma-syarakat, terhadap penanganan kasus korupsi dana Kredit Usaha Tani (KUT) oleh Koperasi Unit Desa (KUD) Gausulo Kec Maiwa dan dana eksodus oleh mantan Kasi Penanganan Sosial, Aleksander, yang belum dilimpahkan.
Berdasarkan informasi beberapa pihak yang diterima Upeks, berkas kasus korupsi KUT yang telah dirampungkan berkas penyi-dikannya sebanyak Lima berkas, kesemuanya telah dikeluarkan P21 dan dua diantaranya sudah diputus pengadilan. Sedangkan berkas kasus dugaan korupsi lainnya sebanyak Tiga kasus sampai sekarang belum dilimpahkan ke Pengadilan, termasuk berkas penyidikan kasus dugaan korupsi dana eksodus Dinas Sosial sampai sekarang P21 belum dikeluarkan kejaksaan negeri Enrekang.
Mendapat sorotan tajam masyarakat, pihak Kejari Enrekang melalui Kasi Intel Andarias SH, meskipun sempat menyarankan untuk bertemu langsung Kajari yang kebe-tulan sedang berda di Makassar, Minggu (16/4) masih sempat menjelaskan, “Kasus dugaan korupsi KUT yang sudah dilimpahkan kepengadilan sebanyak Empat kasus, Dua sudah tahap putusan, Dua dalam tahap tuntutan dan Satu kasus sudah P21 masih ada di pihak kepolisian (Polres Enrekang) dan belum dikembalikan ke Kejaksaan.” Sedangkan menyangkut kasus dana eksodus, Andarias mengaku tidak tahu. (Syamsul Haliq)