Enrekang, Tribun — Jumlah peserta yang akan menyemarakkan pelaksanaa musabaqah tilawatul Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulsel di Kabupaten Enrekang sebanyak 2.292 orang.
Jumlah tersebut merupakan anggota 23 kafilah (kontingen) dari kabupaten dan kota di Sulsel. Masing-masing kafilah terdiri atas 55 orang.
Menurut Kabag Humas Pemkab Enrekang A Sujasman, Minggu (23/4), menjelaskan, dewan hakim dari provinsi sebanyak 65 orang, panitia provinsi 60 orang, dan panitia lokal 133 orang.

“Panitia menyiapkan undangan sekitar seribuan orang,” jelas tambah Kepala Infokom Enrekang Arfah Rauf. Panitia juga katanya, telah menyiapkan sekitar 200 rumah penduduk untuk penginapan peserta.
Setiap kafilah akan disiapkan tujuh hingga delapan rumah sedangkan panitia, dewan hakim, dan undangan dari provinsi disiapkan hotel atau penginapan khusus.
Menurut Sujasman, peserta tuna netra dibatasi oleh umur 14 sampai 40 tahun. Selain cacat tuna netra, panitia menyiapkan cabang kanak-kanak (7-12 tahun), remaja (14-21 tahun), dewasa (22-40 tahun), dan golongan qiraat Al Quran (40 tahun).
Cabang lainnya yang dipertandingkan adalah hifzil Quran, tafsir Quran, fahmif Quran, syarif Quran, Qasidah, dan khatil Quran.
Jenis kegiatan lainnya yang mengisi MTQ ini, antara lain pameran tiap kafilah dan rekreasi ke obyek wisata permandian alam Lewaja.
Acara pembukaan akan dirangkai dengan pawai ta’ruf dan demonstrasi gerak-tari ratusan pelajar SMP dan SMA se-Enrekang. (rip)