ENREKANG, BKM – Lantaran mangkir dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga honor daerah selama kurun waktu sekitar lima bulan, membuat St Aulia harus dipecat dari tempatnya bekerja di Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Enrekang.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Enrekang, Drs Nurhasan yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/3) kemarin. Dikatakan, Aulia tidak menjalankan tugasnya sekitar lima bulan lamanya. Aulia sendiri adalah anak Ir Sattu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Enrekang.
”Sudah ada satu tenaga hononer dipecat. Ada beberapa lainnya yang terancam kena sanksi sama kerasnya. Surat pemecatan ini ditandatangani langsung Bupati Enrekang, H Latinro Latunrung,” tandas mantan Kepala Badan Inkom dan PDE ini, tanpa bersedia memperlihatkan arsip surat pemecatan yang dimaksudnya tersebut.
Menurut Nurhasan, walaupun menyakitkan tindakan pemecatan tersebut harus dilakukan. Hal tersebut dimaksudkan sebagai pelajaran bagi yang lainnya untuk tidak bermain-main dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. ”Masih berstatus sebagai honorer sudah berulah. Bagaimana jika sudah berstatus sebagai PNS nantinya. Jangankan tenaga honorer, PNS pun bisa diusulkan untuk dipecat jika memang ada pelanggaran berat yang dilakukan oknum yang bersangkutan,” tegasnya.
Dicontohkan pada awal tahun 2006 lalu, seorang staf Humas Setda Enrekang, Syamsuddin Sago, juga dikenakan sanksi pemecatan karena dinilai melakukan pelanggaran berat sebagai PNS. Dua pelanggaran berat telah dilakukannya, yakni tidak melaksankan tugas selama berbulan-bulan dan kedua menikah yang kedua kalinya tanpa seijin atasan langsungnya.
Sebelumnya, Bupati Enrekang H Latinro Latunrung pada acara yang dilaksanakan di kantor Depag, menegaskan kembali akan melakukan tindak tegas bagi PNS dan honorer yang malas dalam menjalankan tugas. Hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kedisiplinan honorer dan PNS dilingkup Pemkab Enrekang.
”Pemkab akan memberikan sanksi bagi honorer dan PNS yang malas masuk kantor,” tandasnya. (Rd32/mir)

Iklan