Konsultan dan Pengawas Teknis Dituding Biangnya

ENREKANG, Upeks–Hembusan suara tak sedap tak henti-hentinya menyorot pembangunan gedung DPRD Enrekang, padahal gedung bernilai sekitar Rp4,6 miliar tersebut baru saja rampung dibangun dan mulai ditempati berkantor para anggota dewan.

Gedung megah berlantai II yang di bangun CV Patikala Utama anggota Gapensi itu, awalnya sempat disanjung pejabat tertinggi daerah ini, maklum gedung DPRD yang dianggarkan Dua tahap APBD tersebut, tahap awalnya memberikan fitur bangunan depan yang halus dan sesuai bestek.
Tapi belakangan disinyalir pada tahap akhir justru profil bagian dalam gedung terdapat perbedaan fitur dengan bagian depan. ”Pekerjaan finishing bagian dalam ruangan tampak kasar, seperti langit langit, pintu triplek yang terkesan dibuat seperti bangunan asal selesai singkat,” tutur sumber pada Upeks.
Sejak tahap persiapan sampai penyelesaiannya proyek, seperti diakui kalangan dewan yang terus melakukan komunikasi dengan pihak kontraktor, toh gedung baru itu hasilnya jauh dari representatif.
“Selain teknis sampai target waktu agar terpenuhi jauh jauh hari gedung tersebut menjadi perhatian dewan selain difungsikan tepat waktu hasilnya juga sepadan dengan anggaran yang dikucurkan tapi koq malah kumuh,” ungkit Sumardi SE dari PBB kepada wartawan Senin (16/4) lalu.
Sementara itu Direktur Pelaksana Proyek, Drs Mustamin Amir mengatakan, terkait finishing gedung yang dikritik dewan memang menggunakan tenaga yang berbeda, namun demikian gedung DPRD sudah siap mendukung kegiatan dewan,” tangkisnya. (Syamsul Haliq)

Iklan