ENREKANG — Rencana pembacaan tuntutan terhadap Dulman, terdakwa kasus properti pasar Sudu, Enrekang, di Pengadilan Negeri (PN) Enrekang, Rabu, 13 Juni kemarin batal. Ini lantaran rencana tuntutan (rentut) dari Kejati Sulsel belum turun. Sidang terhadap mantan bendahara BPKD Enrekang ini akhirnya ditunda. Rencananya, sidangnya tuntutan akan digelar 19 Juni mendatang.

“Kami belum menerima Rentutn-ya dari Kejati. Kami memohon agar sidang ini ditunda untuk sementara waktu,” ujar Andarias kepada majelis hakim yang Surya Perdamaian.

Menurut Andarias, kemungkinan Rentut tersebut baru akan tiba pada 14 Juni nanti. Sehingga dia meminta penundaan sidang selama satu pekan. “Mungkin besok saya akan ke Makasar, untuk mengecek apakah rentut tersebut sudah ada,” kata Andarias.

Sekadar mengingatkan, kasus dugaan korupsi dana pemasaran properti Pasar Sudu Enrekang ini, diduga merugikan negara Rp520 juta. Dana tersebut ditransfer ke rekening mantan Bupati Enrekang, Iqbal Mustafa. (k4)