Makassar, Tribun – Lomba gerak jalan cepat Napak Tilas Pejuang Masenrempulu diundur pelaksanaannya dari jadwal awal 15 Agustus menjadi 26 Agustus mendatang. Peserta akan mulai dilepas pada pukul 02.00 dini hari wita. “Berdasarkan hasil rapat dan musyawarah dengan Pemkab Enrekang, kegiatan Napak Tilas terpaksa diundur karena tumpang tindih dengan acara menyambut HUT ke-62 Kemerdekaan Indonesia,” kata penyelenggara, M Hasbi Thala, Minggu (12/8).

Selain tanggal diundur, rute juga berubah. Jadwal semula, peserta star dari perbatasan Enrekang-Sidrap dan finis di perbatasan Enrekang-Toraja. Jadwal rute baru, peserta star dari Lapangan Panah di perbatasan Enrekang-Toraja dan finis di Lapangan Lagsagaga, Maroanging, di perbatasan Enrekang-Sidrap. Menurut Hasbi, medan lomba pada rute sebelumnya dinilai berat. Perubahan rute itu berdasarkan masukan dari berbagai pihak. Sepanjang perjalanan, panitia akan membangun posko di setiap 10 lilometer. Di tempat itu, tiap tim peserta yang terdiri atas lima orang, akan dinilai dan bisa melakukan pergantian anggota tim oleh cadangan.
Bupati Enrekang, La Tinro La Tunrung, direncanakan melepas peserta didampingi legiun veteran Enrekang.
“Peserta terbuka untuk semua masyarakat di Sulsel maupun Sulbar, jadi tidak terbatas bagi warga Enrekang saja. Lomba ini juga terbuka untuk seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, instansi swasta, militer, dan sebagainya,” kata Hasbi.

Hasbi adalah putra Muhammadd Thala, salah satu pendiri Kabupaten Enrekang dan pencipta lambang daerah Enrekang, Massenrempulu. Sebagai pemicu semangat, Hasbi menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah, dengan rincian juara I Rp 10 juta, juara II Rp 7,5 juta, dan juara III Rp 5 juta. Juara haparan pertama hingga ketiga mendapat barang elektronik.

Calon peserta dapat mendaftar di Jl Sunu G12, Makassar, dan Jl Kartini No. 2 Enrekang, dengan kontak person Hasbi (0811408259). Pendaftaran dibuka sampai 24 Agustus. (nda)