ENREKANG(Fajar)– Coni, 56 Tahun, terdakwa kasus pencabulan terhadap cucunya sendiri di Kecamatan Anggeraja, divonis oleh majelis hakim enam tahun empat bulan kurungan, dipersidangan Pengadilan Negeri (PN) Enrekang, Kamis, 23 Agustus kemarin.Vonis terhadap kakek yang sudah lumpuh ini lebih ringan dari tuntutan jaksa. Jaksa penuntut umum dari Kejari Enrekang, Andarias SH menuntut Coni tujuh tahun penjara,
karena dinilai terbukti melanggar undang-undang perlindungan anak serta melakukan tindakan asusila.

Namun majelis hakim yang diketuai oleh Esau Yarisetou, menjatuhkan vonis enam tahun empat bulan. Pada hari yang sama Esau juga menjatuhkan vonis terhadap terdakwa pembalakan hutan lindung di Gunung Latimojong, Umar bin Tuha dengan hukuman penjara satu tahun empat bulan.

“Memang kalau melihat dari segi kemanusiaannya, kita juga kasihan terhadap terdakwa Umar, karena dari segi ekonomi dia tergolong tidak mampu. Tapi kalau dari segi akibat penebangan hutan itu, maka akan lebih membahayakan banyak jiwa,” ujar Iwan SH, salah seorang hakim anggota, kepada wartawan, Kamis, 23 Agustus kemarin. (k4)