ENREKANG(Fajar)– Proses pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang berlangsung di Kantor Bappeda Enrekang, Kamis, 23 Agustus, berlangsung alot.Tim anggaran meminta banyak penjelasan dari kepala unit kerja yang mengajukan anggaran tambahan, sehingga terjadi adu argumen antara unit kerja dengan tim anggaran.

Salah satu unit kerja yang dipanggil oleh tim anggaran eksekutif kemarin, yakni Sekretarias DPRD Enrekang. Tim anggaran memanggil Sekwan DPRD HM Nur Said, karena dalam perhitungan anggaran perubahan, Sekretariat DPRD meminta tambahan tambahan anggaran untuk kunjungan kerja para legislator sebesar Rp35 juta. Dalam APBD pokok 2007, anggaran kunjungan kerja bagi 25 anggota DPRD Enrekang sebesar Rp66.689.000.

Menurut Sekwan HM Nur Said, tambahan anggaran Rp35 juta yang diusulkan merupakan anggaran untuk satu kali kunjungan kerja 25 legislator. “Dalam satu tahun kan ada tiga kali kunjungan kerja ke setiap kecamatan. Sekarang kunjungan itu baru dua kali
dilakukan, makanya kita minta tambahan,” ujar Nur Said, kepada Fajar.

Ketua Bappeda Enrekang, Drs Andi Hamza mengatakan bahwa tambahan anggaran tersebut akan ditentukan pada saat rapat pembahasan antara tim anggaran eksekutif dengan tim anggaran legislatif. (k4)