ENREKANG– Pemerintah Kabupaten Enrekang belum memiliki cukup dana untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak pascabencana tanah longsor di Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, 25 Juli lalu.Bupati Enrekang H La Tinro La Tunrung yang ditemui pada acara peresmian Masjid di Kelurahan Lewaja, Minggu, 26 Agustus mengatakan bahwa untuk merehabilitasi kerusakan infrastruktur di Maiwa, anggarannya sekitar Rp9 miliar.

Jumlah tersebut katanya, cukup berat jika hanya
dibebankan pada APBD Kabupaten. Untuk itu, tidak ada jalan lain kata bupati selain meminta bantuan kepada pemerintah pusat.

“Kita sudah minta ke pemerintah pusat untuk dapat membantu, mudah-mudahan pada perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) ini dana ini bisa dicairkan,” terang La Tinro.

Menurutnya, kebutuhan Rp9 miliar itu akan digunakan untuk merehabilitasi puluhan sekolah yang rusak akibat tanah longsor, serta memperbaiki sarana jalan.

“Memang sekolah dan infrastruktur jalan yang paling banyak mengalami kerusakan, dan kita sudah hitung-hitung, anggaran perbaikannya mencapai Rp9 miliar,” jelasnya. (k4)

Iklan