7 Desa dan Satu Kecamatan akan Terbentuk

ENREKANG — Eksekutif Kabupaten Enrekang kembali menyerahkan 18 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ke DPRD untuk ditetapkan menjadi Peraturan daerah.

Ranperda tersebut terdiri dari 17 Ranperda pemekaran (pembentukan) desa dan satu ranperda yang mengatur tentang pemekaran Kecamatan. Sekadar mengingatkan, beberapa waktu lalu dewan telah menetapkan 15 Ranperda yang mengatur tentang pemerintahan desa, kali ini para wakil rakyat itu kembali diberi tugas untuk membahas penetapan 17 Desa dan satu Kecamatan.

Ranperda yang diserahkan eksekutif Senin 3 September itu, terdiri dari pembentukan kecamatan Barokok, pembentukan Desa Paladang, Pariwang, Kaluppang, Ongko, Tanete, Labuku, Rosoan, Lembang, Benteng Alla Patongloan, Desa Alla, Sumbang, Mandalan, Buntu Batuan, Mendatte, Pandung Batu, Bone-bone, serta Desa Banua.

Khusus untuk pembentukan Desa Bone-bone, daerah ini yang sebelumnya berstatus Dusun yang dikenal dengan aturan bebas rokok, dimana didesa ini tak satupun penduduknya yang menghisap rokok.

Kepala bagian Hukum Pemkab Enrekang, Syafruddin Sopi mengatakan bahwa desa dan Kecamatan yang ada dalam Ranperda tersebut, memang sudah memenuhi syarat untuk dibentuk, sehingga tidak ada lagi kendala untuk mewujudkannya.

“Sekarang kita sisa tunggu hasil pembahasan di dewan, karena semua tergantung di dewan,” kata Syafruddin, kepada Fajar, Senin 3 September.

Kalangan DPRD juga mendukung adanya pemekaran desa dan kecamatan tersebut, karena dinilai akan mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan.

“Hari sabtu depan (8 September) kita akan rapat paripurna penerimaan ranperda ini secara resmi dari eksekutif,” kata Ketua DPRD Enrekang H Achmad Anggoro, di kantornya kemarin. (k4)

Iklan