ENREKANG — Sikap Pemkab Enrekang yang merahasiakan nama-nama calon Sekkab Enrekang yang telah dikirim ke Provinsi, mendapat sorotan dari anggota DPRD setempat.Anggota Komisi I DPRD Enrekang, R Sumardhy di kantornya, mengatakan bahwa pemerintah daerah khususnya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan
pertimbangan kepangkatan dan jabatan (Baperjakat), tidak boleh merahasiakan nama calon Sekkab yang dikirim ke Provinsi.

Alasannya kata legislator Partai Bulan Bintang itu, jabatan Sekkab merupakan jabatan karier tertinggi dikalangan PNS, sehingga pejabat yang akan menduduki posisi ini, harus lolos uji publik.

“Mereka (calon Sekkab) harus diketahui oleh masyaralat, untuk menguji apakah yang bersangkutan diterima oleh kalangan masyarakat atau tidak. Kenapa mesti ditutupi,
ini kian bukan rahasia negara,” kata Sumardhy.

Masalah ini lanjut Sumardhy, sudah berkali-kali dipertanyakan anggota DPRD, namun baik BKD maupun Bupati, tidak pernah memberikan jawab. “Dalam rapat paripurna di
DPRD baru-baru ini, kita juga mempertanyakan hal ini, tapi Pak Bupati hanya mengatakan bahwa Pemkab sudah mengirim tiga nama ke Provinsi, tanpa menyebutkan siapa saja yang dikirim itu, ada apa,” kata Sumradhy bertanya.

Berkali-kali wartawan mengonfirmasi hal ini ke Kepala BKD yang juga Sekretaris Baperjakat, Drs Nur Hazan, termasuk bupati H La Tinro La Tunrung. Namun kedua pejabat ini enggan berkomentar.(k4)