ENREKANG(Fajar)–Puluhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Enrekang, yang dinyatakan lulus pada formasi 2006 lalu, terancam gagal memperoleh NIP. Hal itu disebabkan karena berkas yang diajukan para CPNS ke BKD Enrekang, masih terdapat kekurangan. Sementara masa pemberkasan sudah berakhir sejak 25 Agustus lalu.Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Enrekang Drs Nur Hazan yang dikonfirmasi
Fajar via telepon, Rabu 5 September, tidak menampik hal tersebut. Dia menjelaskan, berdasarkan hasil verifikasi BKD, ditemukan sejumlah kekurangan dalam berkas yang telah diajukan CPNS itu.

Sebagai contoh kata dia, foto copy daftar hadir dan daftar gaji selama menjadi honorer dalam dua terakhir, harusnya tiga rangkap, namun yang diserahkan para CPNS hanya satu rangkap.

Selain itu, BKD juga menemukan banyak kesalahan pengisian dalam daftar isian yang telah diberikan. “Makanya kita kembalikan untuk dilengkapi. Sebenarnya masa pemberkasan sudah berakhir, tapi kita masih memberikan toleransi kepada mereka untuk segera melengkapi berkasnya,” kata Nur Hazan.

Namun lanjutnya, sampai saat ini para CPNS tersebut belum juga melengkapi kekurangan berkasnya, sementara BKD segera menyerahkan berkas itu ke Kantor Regional IV BKN Makassar.

“Kalau mereka belum juga merampungkan berkasnya, kita harus tinggalkan, karena tidak mungkin hanya karena puluhan orang, menggagalkan ratusan orang. Karena berkas inilah yang akan diproses untuk mendapatkan NIP,” tandasnya lagi.

Hanya saja Nur Hazan tidak menyebut secara rinci berapa CPNS yang belum melengkapi berkasnya itu, karena sedang berada di Jakarta. Yang jelas katanya, jumlahnya puluhan orang. Sekadar diketahui, jumlah CPNS yang lulus pada Formasi 2006 lalu sebanyak 334 orang. (k4)