ENREKANG(Fajar)–Nasib legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rubing SH, akan ditentukan oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Enrekang, Senin 10 September hari ini. Rubing didudukkan sebagai terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap Kabag Sosbud Pemkab Enrekang, H. Lateng, Januari 2007 lalu.Sekadar diketahui, anggota Komisi II DPRD Enrekang itu, dituntut oleh jaksa penuntut Kejari Enrekang, Andarias SH, dengan hukuman satu bulan kurungan dan tiga bulan hukuman percobaan.

Rubing dinilai oleh jaksa telah melakukan tindakan kriminal teradap korban H. Lateng di muka umum tepatnya di Kantor Bupati Enrekang. Akibat kejadian ini menurut Andarias, korban tidak masuk kantor selama tiga hari, karena merasa kesakitan. Hal ini diperkuat dengan surat keterangan dokter dari Puskesmas Enrekang.

Persidangan kasus ini, telah melibatkan sejumlah pejabat teras Enrekang, sebagai saksi, seperti Kepala Bappeda Enrekang, Drs Andi Hamzah, Kepala Bagian Aset Setda, Drs Kasmin Karumpa, serta beberapa anggota DPRD Enrekang.

Ketua Majelis Hakim sekaligus Humas Pengadilan Negeri Enrekang, Iwan SH mengatakan bahwa, draft putusan terhadap kasus penganiayaan ini sudah dirampungkan majelis hakim, tinggal dibacakan dalam persidangan Senin hari ini.

“Kita tinggal bacakan keputusannya besok (hari ini, red). Sebenarnya pembacaan vonis sudah bisa dilakukan minggu lalu, namun tertunda karena saya harus mengikuti raker di Makassar,” ujar Iwan, kepada Fajar, Minggu 9 September. (k4)

Iklan