ENREKANG(Fajar) — Dalam beberapa tahun terakhir, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Enrekang mengalami penurunan secara drastis. Hal ini disebabkan karena sarana infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya yang ada di Kabupaten Enrekang, kurang memadai.

Hal ini dipaparkan staf ahli CV Karajae Consultant, Ir Mais Ilsan saat memaparkan hasil penelitiannya di kabupaten Enrekang, di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Selasa lalu.

Menurut Mais, potensi pariwisata di Kabupaten Enrekang, cukup banyak, dan tidak kalah dengan daerah lain, namun dari tahun ke tahun, data kunjungan wisatawan, baik wisatawan mancanegara, maupun wisatawan domestik, justru mengalami penurunan.

“Ini disebabkan karena fasilitas yang dubutuhkan para wisatawan tidak tersedia, seperti sarana hotel, transportasi dan infrastruktur lainnya. Selain itu, objek wisata juga kurang dikelola dengan baik,” kata Mais.

Dari data yang ada lanjut Mais, dari tahun 2002 hingga 2005, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Enrekang, tidak menunjukkan peningkatan, khususnya wisatawan mancanegara.

Pada tahun 2002, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Enrekang mencapai 905 orang, namun pada tahun 2003, anjlok menjadi 348 orang, tahun 2004 hanya 442 orang dan 2005 hanya 473 orang.

Yang mengalami peningkatan hanya wisatawan domestik. Di mana pada tahun 2002 hanya 1.704 orang, namun pada 2003 meningkat menjadi 2.432 orang (selengkapnya lihat tabel).

Yang cukup potensi untuk dikembangkan di Enrekang kata Mais, yakni wisata agro Hortikultura. “Sektor inilah yang harus dipikirkan bersama, bagaimana pengembangannya ke depan,” kuncinya. (k4)

Data Kunjungan Wisatawan di Enrekang

Tahun Wisatawan Mancanegara Wisatawan Domestik

2002 905 1.704
2003 348 2.432
2004 442 2.757
2005 473 2.769

Iklan