Pembangunannya Butuh Dana Rp600 Miliar

ENREKANG(Fajar) — Untuk dapat memanfaatkan Kebun Raya Enrekang secara maksimal, tidak hanya membutuhkan waktu yang cukup panjang, tapi juga membutuhkan dana yang tidak sedikit, yakni mencapai Rp 600 miliar.Hal ini disampaikan Sudjati, Kepala bidang konservasi Kebun Raya Bogor, selaku pihak pengembang yang dipercayakan pemerintah Enrekang, di Kantor Bupati Enrekang, Kamis 13 September kemarin.

Sudjati menjelaskan, jika ini sudah berfungsi, maka kebun raya yang terletak di Desa Karrang Kecamatan Maiwa Enrekang itu, merupakan salah satu kebun raya terbesar di
Indonesia. Namun lanjutnya, untuk memanfaatkan secara maksimal, dibutuhkan waktu sekitar 25 tahun dengan dana paling sedikit Rp 600 miliar.

Pemerintah daerah kata dia, tidak mungkin mampu menyiapkan dana sebesar itu, makanya diharapkan sebagian besar dana itu bersumber dari pemerintah pusat.

“Apalagi pemerintah pusat cukup antusias membantu pembangunan kebun raya Enrekang ini,” ucapnya.

Kebun raya Enrekang menurut Sudjati, nantinya bisa dimanfaatkan sebagai sarana konservasi, penelitian, pendidikan dan terutama rekreasi, karena akan dilengkapi
dengan laboratorium dan saran penunjang lainnya.

Proses pembangunan infrastrukturnya, seperti pagar, sarana jalan dan bangunan penunjang dalam kawasan kebun raya tersebut, akan dimulai tahun depan, dengan menggunakan dana APBN. (k4)