ENREKANG(Fajar) — Memasuki hari kedua bulan ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sentral Kabupaten Enrekang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan paling menonjol terjadi pada ayam potong dan daging sapi.Sesuai pantauan Fajar di Pasar Sentral Enrekang, Jumat 14 September kemarin, harga ayam potong yang dulunya hanya Rp 20 ribu, kini naik menjadi Rp30-35 ribu. Begitupun dengan daging sapi, yang sebelumnya hanya Rp32 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp41 ribu per kilogram.

Tak hanya itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga mengalami lonjakan. Seperti terigu dan minyak goreng. Hanya gula pasir yang terbilang tidak mengalami kenaikan, yakni masih tetap Rp6.000 per kilogramnya.

Akibat kenaikan harga ini, sejumlah pembeli mengaku terpaksa mengurangi porsi belanjaannya, agar kebutuhan lainnya tetap terpenuhi. “Terpaksa kita kurangi porsinya, karena kebutuhan lain juga sangat mendesak.

Kalau dulunya kita beli ayam dua ekor, sekarang sisa satu ekor,” ujar, Mina, 45, warga Kampung Bamba Enrekang, kepada Fajar, kemairn. Hal yang sama juga dilakukan Rani, 27, ibu dua anak ini mengaku harus mengurangi belanjaannya lantaran adanya kenaikan harga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perekonomnian Daerah (PPD) Enrekang, Drs Irfan Barung yang dikonfirmasi mengakui terjadinya lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut. Hanya saja lanjutnya, kenaikan harga ini, memang sudah rutin terjadi tiap perayaan hari-hari besar, seperti bulan Ramadan.

“Kalau ayam dan daging, memang naik karena harga pakan ternak juga mengalami kenaikan,” kata Irfan Barung. PPD lanjutnya telah membentuk tim internal yang setiap pekan turun ke pasar-pasar untuk memantau perkembangan harga.

Tim inilah katanya yang akan berupaya semaksimal mungkin menekan harga kebutuhan pokok tersebut. Paling tidak katanya, dapat diminimalkan besaran kenaikannya. (k4)