ENREKANG(Fajar)–Dana bantuan pra dan pasca panen yang disalurkan ke kelompok tani pada tahun 2006 lalu, ternyata mandek di tangan kelompok tani. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang, Andi Rusdianto, belum lama ini.Saat ini, dana yang mandek di tangan petani kata dia, mencapai angka Rp700 juta lebih, dari total Rp 1,4 miliar yang disalurkan Dinas Pertanian. “Jadi masih ada sekitar 52 persen yang belum dikembalikan petani,” ungkapnya.

Kondisi inilah lanjut Andi Rusdianto, yang membuat Pemerintah Daerah bekerja keras, agar dana serupa yang akan disalurkan tahun 2007 ini tidak mandek di tangan petani, seperti tahun sebelumnya.

“Kita akan memperketat seleksi usulan yang diajukan oleh kelompok tani. Kelompok yang terbilang memiliki track record buruk tidak akan diloloskan,” terang Rusdianto.

Jumlah bantuan yang diterima kelompok tani bervariasi, disesuaikan dengan kemampuan kelompok tani-peternak itu. “Kelompok tani atau peternak yang akan diprioritaskan adalah kelompok yang sudah melakukan penanaman bibit, jadi
tinggal dibantu mengenai pupuk dan pestisidanya.

Kalau peternak yang sudah punya ternak, tinggal dilakukan penggemukan,” kuncinya. (k4)

Iklan