Pembahasan APBD Perubahan

ENREKANG — Pembahasan draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2007, masih ditangan tim anggaran eksekutif. Namun beberapa legislator sudah mulai memanfaatkan jabatannya untuk meminta berbagai program yang menjadi kepentingannya agar dapat diakomodasi dalam APBD-P kali ini. Hal ini diakui oleh Kepala Bappeda Kabupaten Enrekang, Drs Andi Hamzah yang juga tim anggaran eksekutif.

Kepada Fajar Minggu 23 September, mantan Kepala Dinas Pertambangan Enrekang ini mengaku sudah beberapa kali didatangi oleh anggota dewan. Legislator itu kata dia, menitipkan catatan kecil yang berisi usulan proyek atau program lainnya untuk diakomodasi dalam APBD-P.

Namun Bappeda dan tim anggaran lainnya lanjut dia, telah berkomitmen untuk tidak mengakomodasi program siluman atau program titipan, yang diusulkan oleh pejabat tertentu, termasuk para legislator. “Ada beberapa anggota dewan yang datang menitipkan sejumlah program dan proyek kepada saya, tapi maaf saja itu tidak akan saya layani, karena tidak sesuai dengan prosedur,” kata Andi Hamzah.

Memang tidak bisa dipungkiri lanjut dia, pada tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa program atau proyek yang tercatat dalam APBD tanpa diketahui oleh unit kerja sebelumnya. Program seperti itulah kata dia, yang disebut program lewat jendela yang kebanyakan diusulkan oleh para pejabat tertentu, termasuk anggota dewan.

“Mekanismenya kan program itu harus dimulai dari Musrembang tingkat desa, kemudian diusulkan dari unit kerja ke tim anggaran. Tapi para anggota dewan itu mencoba memotong dengan langsung mendatangi tim anggaran. Ini kan
tidak prosedural,” ungkapnya.

Hanya saja dia enggan menyebut nama-nama legislator yang dimaksud, dengan alasan kurang etis. “Tidak perlu disebut namanya, yang jelas saya jamin tidak akan ada usulan siluman dalam APBDP kali ini, termasuk dari legislator,” tegasnya. (k4)