ENREKANG — Hujan yang mengguyur Kota Enrekang sejak Minggu 23 September hingga Senin dinihari kemarin, mengakibatkan puluhan rumah warga di kelurahan Lewaja lingkungan Kukku Kota Enrekang, terendam banjir.Sedikitnya 20 rumah warga dan satu masjid tergenang air hingga ketinggian 20 cm. Akibat itu pula, ratusan warga di lingkungan Kukku tidak dapat melaksanakan ibadah tarawih di masjid tersebut.

Warga setempat menuding penyebab banjir ini akibat pembangunan stadion mini yang tidak dilengkapi dengan pembuangan air, sehingga ketika hujan turun, air yang berasal dari stadion, mengalir ke rumah penduduk.

Kepala lingkungan Kukku Abdul Rahman kepada Fajar Senin kemarin, mengatakan, banjir yang merendam rumah penduduk ini baru terjadi setelah adanya pembangunan stadion mini. Sebelumnya kata dia, rumah warga tidak pernah terendam banjir, meski diguyur hujan tiga hari berturut-turut.

“Harusnya di depan stadion dibuatkan selokan pembuangan air, sehingga jika air stadion meluap, bisa dialirkan ke dua sungai yang mengapit stadion ini, karena di dalam stadion tersebut terdapat mata air,” kata Abdul Rahman.

Warga setempat kata Abdul Rahman sempat emosi dan berencana untuk mendatangi kantor lurah untuk meminta penjelasan, namun berhasil ditenangkan oleh tokoh masyarakat setempat. Warga akhirnya melaporkan hal ini kepada Bupati Enrekang, H. La Tinro La Tunrung, melalui telepon.

Malam itu juga (Minggu) Bupati langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengarahkan alat berat ke lokasi, untuk membuat parit disekitar stadion.

Pimpinan proyek pembangunan stadion mini Dinas PU Enrekang, Ir Werang Umar yang ditemui di lokasi banjir mengatakan bahwa, pada tahun 2007 ini, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pembuatan selokan di sekitar stadion, namun belum
terlaksana karena pihak rekanan masih mengerjakan bagian dalam stadion.

“Tapi dalam waktu dekat selokan di sekitar stadion akan kita kerjakan, memang volume air yang ada dalam stadion cukup besar, sehingga ketika terjadi hujan, akan meluap ke rumah penduduk, makanya ini akan kita atasi segera,” kuncinya.(k4)

Iklan