ENREKANG — Tidak ingin kasus 2006 terulang kembali, di mana puluhan proyek pengaspalan jalan di Massenrempulu baru dirampungkan pada pertengahan 2007, maka Kepala Dinas Pekerjaan Umum Enrekang Ir Sugihardjo, meminta kepada para konsultan pengawas proyek agar bersikap tegas kepada rekanan yang nakal.Bahkan, pada Selasa kemarin di ruang aula Dinas PU, Sugihardjo memberikan teguran kepada beberapa konsultan pengawas yang dinilai kurang tegas dan tidak
profesional dalam melakukan tugas-tugasnya.

Dia mengatakan bahwa para konsultan seharusnya bisa lebih tegas untuk menegur pada rekanan yang terbukti tidak menaati standar prosedural pekerjaan proyek, bukannya selingkuh dengan rekanan atau kontraktor.

Hal tersebut menurut Sugihardjo, dimaksudkan untuk menghentikan dan tidak membiarkan suatu kesalahan atau pelanggaran dilakukan terus-menerus.

“Konsultan itu mestinya lebih pintar dari pada kontraktornya. Kalau sudah ditegur dan rekanan tidak mengindahkannya, maka konsultan seharusnya bisa bertindak lebih tegas umtuk menghentikan pelanggaran-pelanggaran di lapangan,” tandasnya.

Pada Kesempatan tersebut, Sugiharjo juga mengungkapkan kekecewaannya dalam rapat monitoring proyek TA 2007, yang dihadiri puluhan pengawas lapangan, pimpro dan konsultan.

“Saya kecewa karena masih sering terjadi di lapangan, khususnya proyek pengaspalan yang suhu aspalnya ketika tiba di lokasi di bawah 70 derajat celcuis, mestinya pengawas tidak mengizinkan aspal seperti ini untuk dipakai, karena akan memengaruhi kualitas. Tapi pengawas justru diam,” ungkapnya. (k4)

Iklan