ENREKANG– Gara-gara merusak pagar kebun milik orang lain, Tamrin dan Langampo terpaksa diseret ke meja hijau. Kedua terdakwa tersebut, dituntut penjara 4 bulan ditambah masa percobaan 8 bulan oleh jaksa penuntut umum, dalam persidangan Senin kemarin yang dipimpin oleh Hendro Wicaksono SH.Tuwo SH sebagai jaksa penuntut umum mendakwakan kedua laki-laki tersebut telah melakukan pelanggaran hukum yakni pengrusakan barang milik orang lain. Akibat perbuatan Tamrin dan Langampo, membuat Hj. Dalwiah mengalami kerugian senilai Rp 1 juta lebih.

Peristiwa pengrusakan ini dilakukan kedua terdakwa di Desa lebang Kecamatan Cendana Enrekang, beberapa waktu lalu. Kedua terdakwa tersebut kini masih berstatus tahanan jaksa yang ditipkan di Rutan Enrekang.

“Perbuatan terdakwa melanggar pasal 406 (1) jo pasal 55 (1) ke (2) KUHP,” jelas Tuwo di hadapan majelis hakim. Sidang kembali akan digelar 8 Oktober pekan depan, dengan agenda pembacaan pledoi terdakwa atas tuntutan jaksa. (k4)