ENREKANG(Fajar)–Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Enrekang, Drs Alzam Taqwa mengatakan bahwa, pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) atau bingkisan Idulfitri bagi staf dan tenaga kontrak yang ada di lingklup pemkab Enrekang, diserahkan ke unit kerja masing-masing.Ini dilakukan setelah diketahui bahwa ternyata pemberian THR yang diambil dari pos bantuan sosial, tidak diperbolehkan karena melanggar aturan yang ada.

“Tergantung kepala unit kerjanya masing-masing, mau memberikan THR atau bingkisan kepada stafnya , yang jelas itu tidak dianggarkan khusus,” kata Alzam di runag
kerjanya kemarin.

Menurut dia, sumber dana untuk pemberian THR atau berupa bingkisan tersebut, bisa diperoleh dari honorer kegiatan atau honorer perjalanan dinas. “Kan ada honorer setiap
item kegiatan, dana itulah yang bisa kita berikan kepada staf sebagai THR,” jelasnya.

Khusus staf di bagian umum Setda Enrekang, bisa sedikit lega setelah gagal mendapatkan THR, karena menurut Alzam, mereka tetap akan diberikan bingkisan lebaran, meski jumlahnya tidak seberapa.

“Staf saya ada 40 orang, kalau mau diberikan dalam bentuk uang, maka dana yang ada tidak akan cukup, makanya saya berikan dalam bentuk bingkisan, dananya bersumber dari honorer kegiatan,” paparnya lagi.(k4)

Iklan