Pesangon Maksimal Rp20 juta

ENREKANG–Sebanyak 83 Sekretaris desa (Sekdes) yang ada di Kabupaten Enrekang dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagaimana yang diamanatkan dalam PP 45 Tahun 2007 tentang pengangkatan Sekdes menjadi PNS.Asisten I Bidang Pemerintahan Pemka Enrekang, M. Amiruddin SH mengatakan bahwa, dari 95 Sekdes Kabupaten Enrekang yang diajukan ke Mendagri untuk diproses, 83 diantaranya dinyatakan memenuhi syarat administrasi untuk diangkat menjadi PNS.

“Jadi dari 95 Sekdes, hanya 12 yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Mereka yang lolos saat ini sementara kita proses berkasnya untuk pengangkatannya nanti,” tandas Amiruddin di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Mereka yang dinyatakan lolos berkas itu merupakan Sekdes yang menjabat sejak 15 Oktober tahun 2004 hingga saat ini, dan tidak pernah berhenti menjadi Sekdes selama periode itu. Selain itu, umur maksimal mereka yakni 51 tahun.

Kendati demikian lanjut dia, untuk mem PNS-kan para Sekdes tersebut, tidak bisa dilakukan secara serentak, namun mereka akan diangkat secara bertahap. Pada tahun 2007 ini kata Amiruddin, Kabupaten Enrekang mendapat kuota 33 orang.

Sementara 50 orang sisanya, akan diangkat pada tahun berikutnya, dan kemungkinan besar pada tahun 2008 nanti, 83 Sekdes tersebut sudah menjadi PNS. Sekdes yang berpendidikan SMA atau S1 tetap diangkat dengan pangkat Golongan II A, sementara yang berpendidikan SLTP dan SD akan diangkat sesuai dengan golongannya.

Bagaimana dengan yang tidak lolos? Menurut AMiruddin, para Sekdes yang dinyatakan gagal menjadi PNS, apakah karena umur mereka sudah diatas 51 tahun atau karena pengangkatannya menjadi Sekdes didatas 15 Oktober 2004, akan diberikan kompensasi berupa uang pesangon sebesar Rp1 juta per tahun, dan maksimal Rp 20 juta.

“Jadi biar sudah 25 tahun menjadi Sekdes, uang pesangonnya tetap Rp20 juta, kalau lima tahun maka pesangonnya hanya Rp 5 juta,” tandas Amiruddin. Setelah ini lanjutnya, maka jabatan Sekdes akan diisi oleh PNS. (k4)