ENREKANG — Setelah libur kurang lebih sepuluh hari, Sabtu 20 Oktober, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga kontrak lingkup Pemkab Enrekang, wajib masuk kantor kembali.Hal ini ditegaskan Bupati Enrekang H La Tinro La Tunrung, kepada Fajar via telepon Jumat 19 Oktober. Bupati mengaku telah menginstruksikan kepada para pimpinan unit kerja untuk mendata stafnya yang mangkir pada hari pertama kerja itu.

Bahkan lanjutnya, para camat juga diminta untuk memantau stafnya, dan jika masih ada yang absen, diminta untuk segera melaporkan ke bupati.

“Kita sudah meminta kepada tim pengawasan pegawai untuk menindaki pegawai yang mangkir, kita juga di sekretariat daerah akan memantau hal itu,” ungkapnya.

Hari ini, Bupati juga memastikan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit kerja, khususnya di Kantor Sekretariat Daerah. “Yang jelas akan ada sanksi yang kita berikan kepada pegawai yang tidak berkantor besok,” tegasnya.

Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, karena tidak bisa dipungkiri, pada hari libur, pelayanan kepada masyarakat sempat terhenti.

Kewajiban berkantor pada Sabtu bagi para pegawai di Kabupaten Enrekang dilakukan karena pemerintah daerah memang memberlakukan enam hari kerja di Bumi Massenrenpulu.(k4)

Iklan