ENREKANG(Fajar)–Kepala Inspektorat Kabupaten Enrekang HM Amin Palmansyah memberikan peringatan keras kepada para Pegawai negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Enrekang, agar tidak mencoba-coba terlibat dalam urusan politik praktis.Hal tersebut diungkapkan Amin Palmansyah kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin 29 Oktober kemarin. Menurutnya Inspektorat akan aktif memantau selama masa kampanye calon gubernur dilaksanakan di Enrekang, dan jika ada PNS yang terlibat katanzya, maka akan diberikan snaksi.

Inspektorat kata dia, juga siap menerima aduan dari masyarakat jika ada PNS yang terlibat dalam kampanye calon gubernur. Langkah inspektorat ini kata dia, juga telah mendapat restu dari Bupati Enrekang dan badan pembina kepegawaian setempat.

“Kalau ada laporan dari masyarakat, pasti kiota tindaki dengan memeriksa PNS yang bersangkutran, dan sudah pasti ada sanski sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terang Amin palmansyah.

Pernyataan Mantan asisten III Pemkab ini, terkait dengan banyaknya sorotan dari masyarakat yang menilai banyak pejabat Pemkab yang dinilai tidak netral lagi dalam menghadapi pilgub 2007 ini.

Pelarangan PNS yang terlibat dalam politik kata dia, diatur dalam PP No. 30 Tahun 1980 tentang kedisiplinan PNS. Selain itu lanjutnya, juga diatur dalam Surat Edaran Menpan.(k4)

Iklan