ENREKANG(Fajar) — Setelah sempat menghilang selama dua hari, Rasyid, 12 tahun, warga kelurahan Galonta Kecamatan Enrekang, akhirnya ditemukan dalam sebuah gudang kosong di Pasar Sentral Enrekang. Siswa kelas 5 salah satu Sekolah Dasar (SD) di Enrekang tersebut, dilaporkan menghilang sejak Sabtu sore, 10 November, di belakang rumahnya, namun berhasil ditemukan kembali pada Selasa pagi kemarin.

Saat ditemukan oleh pamannya, kondisi Rasyid dalam keadaan trauma, sehingga sulit untuk diajak berkomunikasi, bahkan saat beberapa wartawan mencoba menanyakan kondisinya, Rasyid langsung histeris dan berusaha untuk melompat dari jendela rumahnya.

Satu-satunya orang yang bisa berkomunikasi dengan dia, yakni Jumiati, yang merupakan ibu kandungnya.

Menurut pengakuan Jumiati, anak sulungnya itu, mengaku dibawah oleh orang yang dia tidak kenal ke Pare-pare. Saat ditanya ciri-ciri orang tersebut, Rasyid kepada ibunya mengaku lupa, dia juga tidak bisa menceritakan mengapa sampai dia berada di dalam gudang pasar.

“Saya mohon maaf pak, kalau bisa jangan ditanya-tanya dulu, solanya kondisi anak saya masih trauma,” ujar Jumiati.

Kejadian ini sempat membuat panik ratusan warga sekitar kediaman Rasyid, bahkan pada Senin malam hingga Selasa dinihari, rartusan warga dibantu oleh aparat kepolisian, melakukan pencarian di hutan sekitar rumah Rasyid.

Keluarga korban juga telah memanggil beberapa paranormal, karena beberapa isu berkembang, Rasyid disembunyikan oleh makluk gaib. (k4)