ENREKANG(Fajar) — Meski mendapat kekhawatiran dari sejumlah kalangan, bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2008 akan mengalami keterlambatan. Namun Kepala Bidang Pengeluaran Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Enrekang, Drs Imran Mazmur selaku salah tim penyusun draft RAPBD 2008, tetap optimis akan ditetapkan sesuai jadwal, yakni Desember 2008.Menurut Imran, BPKD selaku unit kerja yang menyusun draft RAPBD 2008, telah melakukan langkah-langkah antisipasi guna meminimalkan kendala yang selama ini menjadi penghambat. Baik yang bersifat teknis maupun faktor-faktor lain.

Salah satu contoh kata dia, BPKD telah melakukan penyeragaman software program penyusunan APBD yang ada di masing-masing SKPD, penyeragaman ini kata dia dimaksudkan agar dalam pengetikan Rencana Kerja Anggaran (RKA) di setiap SKPD, tidak lagi diketik secara manual ke dalam draf APBD, tetapi sisa dilakukan copy program melalui disket atau flash disc.

“Selama ini kan RKA yang ada di SKPD, diketik ulang ke dalam RAPBD, ini yang menjadi salah satu faktor yang menghambat penyusunan draf APBD,” ujarnya, akhir pekan lalu.

Dia juga mengatakan bahwa, salah satu keraguan publik selama ini, yang dikhawatirkan akan memperlambat penetapan APBD, yakni adanya rencana restrukturisasi unit kerja, sesuai yang diamanatkan dalam PP 41 Tahun 2007, tentang perangkat organisasi daerah.

Namun kata Imran, hal ini tidak menjadi kendala dengan alasan apabila penetapan restrukturisasi itu telat, maka anggaran unit kerja yang mengalami perubahan akan disesuaikan pada perhitungan perubahan nanti.

“Kalau memang telat perampungan restrukturisasi itu, maka kita tetap mengacu pada struktur organisasi atau SKPD yang ada sekarang,” jelasnya.

Dia juga menuturkan bahwa apabila ada SKPD yang digabung nantinya setelah restrukturisasi dilaksanakan, maka anggarannya akan disatukan pada perubahan.

“Karena jika kita menunggu penetapan pejabat baru maka otomatis baru dilakukan penyusunan RKA dan dokumen APBD lainnya di setiap SKPD dan ini bisa mempengaruhi keterlambatan APBD 2008,” paparnya.(k4)