ENREKANG — Oknum Kepala Desa di Kabupaten Enrekang, Amiruddin Dalle, Kamis 22 November kemarin, menjalani persidangan sebanyak dua kali di Pengadilan Negeri Enrekang, dalam kasus tindakan penghinaan.Pada kesempatan itu pula, Kepala Desa Tapong Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang ini, dijatuhi vonis dua kali.

Pada sidang pertama, Amiruddin dijatuhi vonis empat bulan penjara (hukuman percobaan). Begitu pun dengan sidang kedua, Amiruddin divonis empat bulan penjara (hukuman percobaan). Amiruddin dinilai telah terbukti melanggar pasal 315 KUHP, tentang penghinaan di depan umum, dengan korban Rustam, yang juga warga Desa Tapong.

“Saudara Amiruddin dinyatakan terbukti bersalah dengan melakukan penghinaan kepada Rustam, dan dijatuhi divonis hukuman hukuman empat bulan penjara, vonis ini tidak perlu dijalani, namun jika dalam masa tersebut saudara melakukan perbuatan melanggar hukum, maka akan langsung dijebloskan ke dalam tahanan,” ujar Ketua Majelis hakim, Guntur SH dalam sidang tersebut.

Usai dijatuhi vonis, Majelis Hakim, Guntur SH, kembali menyidangkankan sang Kepala Desa dengan kasus yang sama, yakni melakukan penghinaan, namun penghinaan itu dilakukan pada korban yang berbeda, kali ini Muin Bin Rewa yang jadi korbannya.
“Amiruddin Dalle terbukti menghina Rustam dengan kata-kata (maaf) ‘tailaso’ sebanyak satu kali di muka umum, untuk itu, terdakwa kembali divonis percobaan empat bulan penjara,” ungkap Guntur.

Kejadian tersebut dilakukan Amiruddin sehari setelah pemilihan gubernur beberapa waktu lalu. Dalam persidangan sejumlah saksi mengatakan bahwa Amiruddin Dalle mengamuk lantaran beberapa warganya tidak memilih calon gubernur yang diinginkan sang Kades. (k4)

Iklan