ENREKANG(Fajar) — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Enrekang Zainuddin Musa, mendesak pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan bantuan sapi di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang.Legilsator Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) Enrekang ini mengatakan bahwa, bantuan 150 ekor sapi yang diterima Pemkab Enrekang dari Provinsi tahun 2006 lalu itu, harus diselesaikan karena menyangkut kepentingan masyarakat. Untuk itu, pihak kepolisian harus menuntaskan kasus ini, agar ada kejelasan kepada masyarakat.

“Polisi harus mengusut kasus ini sampai tuntas, kalau memang ada penyelewengan, maka umumkan kepada masyarakat, dan kalau tidak ada, maka masyarakat juga harus tahu itu,” ujar Zainuddin kepada Fajar, di ruang kerjanya, Rabu 28 November.

Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Muh Natsir yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya masih sementara melakukan penyelidikan di lapangan. Dalam waktu dekat kata dia, laporan perkembangan hasil penyeledikian itu, akan disampaikan ke Polda Sulsel dan Polwil Parepare. Natsir juga menambahkan bahwa pekan depan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak yang dinilai terlibat dalam pembagian sapi ini.

Sekadar mengingatkan, bantuan sapi ini dinilai menyimpang karena permintaan pemerintah daerah ke Provinsi mengatasnamakan masyarakat atau kelompok tani, namun sapi tersebut malah disalurkan ke para guru salah satu pesantren di Maiwa.

“Minggu depan kita akan minta keterangan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Enrekang, yang berisial dr Jn dan mantan camat Maiwa A Nt, serta beberapa Ketua Kelompok tani di Maiwa,” ujarnya. (k4)

Iklan