ENREKANG — Panitia anggaran DPRD Kabupaten Enrekang, mulai melakukan pembahsan draft Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plapon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2008 di ruang rapat DPRD Enrekang, Kamis 6 Desember.Dalam pembahasan tersebut, salah satu item yang menjadi perdebatan anggota dewan bersama tim anggaran eksekutif adalah alokasi anggaran untuk masing-masing unit kerja atau Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dalam draft yang diajukan eksekutif terungkap bahwa unit kerja yang paling banyak menyerap anggaran untuk tahun 2008 nanti, yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyusul Dinas pendidikan dan Kesehatan.

Khusus belanja langsung yang murni bersumber dari APBD Enrekang, di luar Dana Alokasi Khusu (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) serta bantuan dari pemerintah Provinsi, Dinas PU mendapat jatah sebesar Rp 108.196.718.000 (42.87%). Terjadi pengurangan sekitar Rp 32 miliar lebih dibanding tahun lalu atau sekitar 14 persen.

Sekadar diketahui, belanja langsung Dinas PU tahun 2007 mencapai Rp141.061.296.000 (56.12%). Sementara Dinas Pendidikan mendapat alokasi anggaran untuk belanja langsung sebesar Rp36.449.348.000 (14.44 %) atau bertambah Rp6.531.359.000 dibanding tahun lalu.

Dinas Kesehatan juga mengalami tambahan belanja langsung dari Rp3.666.507.000 pada tahun 2007 lalu, menjadi Rp 20.583.097.000 pada tahun 2008. Atau naik sebesar Rp 6.916.590.000.

Melihat hal ini, anggota DPRD Enrekang R Sumardy meminta kepada tim anggaran agar kiranya anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan bisa ditingkatkan. Namun Sekretaris tim anggaran eksekutif Imran Mazmur mengatakan bahwa alokasi anggaran yang tertera saat ini, itu baru sektor belanja langsung yang bersumber dari APBD Enrekang.

“Kalau dilihat alokasi belanja langsung bagi unit kerja, memang kelihatan kecil, tapi inikan baru dana yang bersumber dari APBD Enrekang, belum termasuk dana DAK dan dana dari Provinsi,” ujar Imran.

Dima menambahkan, jika anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat dan dana dari APBD Provinsi sudah masuk, maka anggaran untuk sektor pendidikan pada tahun 2008 nanti, mencapai 30 persen lebih.

Imran juga mengatakan bahwa total APBD Kabupaten Enrekang pada tahun 2008, sekira Rp 491 miliar lebih. Pada tahun 2007 APBD Enrekang hanya sekira Rp430 miliar. (k4)