ENREKANG — Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Enrekang, M Amiruddin gerah juga melihat sikap para kepala unit kerja, yang mengabaikan setiap ada undangan dinas.Menurut Amiruddin, berdasarkan pengamatannya akhir-akhir ini, beberapa kegiatan baik bersifat pertemuan maupun pelatihan, yang melibatkan para kepala dinas, tidak pernah dihadiri oleha pejabat yang bersangkutan, tapi hanya diwakili oleh stafnya.

Dia mencontohkan, bimbingan teknis keprotokoleran yang digelar bagian Humas akhir pekan lalu, tak satupun Kepala Dinas yang hadir, meski panitia telah mengirimkan undangan ke semua unit kerja.

Tak hanya itu lanjutnya, pertemuan yang membahas tentang Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di ruang pola Kantor bupati baru-baru ini, juga tak dihadiri oleh kepala Dinas.

“Unit kerja harus tahu bahwa undangan dinas itu bersifat mengikat, karena berkaitan dengan tugas-tugas kedinasan, jangan disamakan dengan undangan kenduri-kenduri lainnya,” ujar Amiruddin di ruang kerjanya, Sabtu 15 Desember.

Dia menambahkan, masih banyak unit kerja di Enrekang saat ini yang beranggapan bahwa undangan dinas itu bersifat ambifalen, dalam artian bisa dihadiri bisa tidak, sehingga setiap ada undangan yang diterima, hanya diabaikan, selama itu tidak menyangkut dnegan unit kerjanya. (k4)