ENREKANG — Penerapan PP No 41 Tahun 2007 tentang perangkat organisasi daerah, membuat sejumlah pejabat eselon harus rela kehilangan jabatan. Di Kabupaten Enrekang yang saat ini tengah dibahas Perda tentang restrukturisasi unit kerja. Seperti 47 pejabat eselon III/a yang menduduki posisi sebagai Kepala Bidang saat ini, harus rela kehilangan jabatannya.Pasalnya, berdasarkan rancangan Perda tentang susunan organisasi daerah yang dibahas DPRD saat ini, tercantum bahwa dari 87 jabatan kepala bidang yang ada saat ini, akan mengalami pengurangan menjadi 40.

Hal tersebut diakui oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum sekaligus tim penyusun struktur organisasi Setda Enrekang, Budiman Djamaluddin, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu 15 Desember.

Mantan Kepala Inspektorat Enrekang ini mengatakan bahwa, dari beberapa jabatan eselon yang ada, mulai dari eselon II/a hingga eselon IV/a, jabatan kepala bidang yang paling banyak berubah.

“Memang yang banyak berubah dalam restrukturisasi kali ini adalah posisi kepala bidang. Banyak kepala bidang yang akan turun jabatannya, tapi secara umum tidak ada pejabat yang akan dirugikan PP 41 tersebut,” ujar Budiman.

Namun demikian kata dia, pejabat yang kehilangan posisinya sebagai kepala bidang, akan mendapat perlakukan khusus, dan itu lanjut Budiman, sudah diatur dalam PP 41.

“Kepala bidang pada dinas atau unit kerja yang turun posisinya, tetap akan mendapat tunjangan yang sama ketika dia masih menjabat sebagai kepala bidang,” jelasnya. (k4)