Ayam Kampung Rp100 ribu per Ekor

ENREKANG — Hari raya Iduladha terisa satu hari lagi. Harga sejumlah kebutuhan pokok pun makin menggila. Di Kabupaten Enrekang terus harga sembako terus melonjak.Yang paling signifikan mengalami kenaikan adalah, ayam kampung dan bawang merah, termasuk minyak goreng curah dan minyak goreng merek Bimoli.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perekonomian Daerah (PPD)
Enrekang, Drs Arifin Nawawi di ruang kerjanya Selasa 18 Desember kemarin mengatakan, harga ayam kampung di sejumlah pasar tradisional Enrekang saat ini, sudah mencapai Rp90-100 ribu per ekor.

Padahal sebelumnya kata dia, pada pekan pertama bulan Desember, harga ayam kampung hanya berada pada kisaran Rp40-50 ribu per ekor. “Jadi naik sekira 50 persen, ini karena kebutuhan ayam pada hari raya cukup tinggi, sehingga harga pun melambung,” ujar Arifin.

Selain ayam kampung kata dia, harga hasil pertanian khususnya bawang merah juga mengalami kenaikan hingga Rp23 ribu per kilogram. Sebelumnya hanya Rp17 ribu per kilogram. Sementara harga telur ayam ras, yang sebelumnya hanya dijual Rp20 ribu per rak, kini naik menjadi Rp 24-27 ribu per rak.

Menurut Arifin, kenaikan harga ini diprediksi akan berlanjut hingga awal tahun 2008. “Karena setelah lebaran, akan adalagi natal kemudian dilanjutkan dengan tahun baru. Khusus bawang merah, yang permintaan dari luar Sulsel yang cukup tinggi, sehingga harga ikut naik,” jelasnya.(k4)