Wabup Enrekang “Warning” PNS

ENREKANG — Wakil Bupati Enrekang H. Lody Sindangan memberikan warning atau peringatan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Enrekang, agar tidak mencoba-coba menambah masa liburnya.Pasalnya, masa libur pegawai kali ini dinilai sudah cukup, sehingga sangat keterlaluan jika masih ada pegawai yang mangkir pada hari pertama kerja nanti.

Lody mengatakan bahwa masa libur bagi PNS Enrekang, hanya sampai 25 Desember. Dengan demikian, maka pada 26 Desember nanti, semua pegawai sudah wajib masuk kantor.”Kalau ada yang mangkir tentu ada sanksinya, dan itu kita akan pantau pada hari pertama kerja,” ujar Lody kepada Fajar, kemarin. Hanya saja Lody tidak menyebutkan sanksi yang akan diberikan bagi PNS yang mangkir.”Yang jelas ada sanksinya, bisa hanya dengan teguran lisan dan tertulis, atau bisa sanksi yang lebih berat. Kita lihat saja nanti, apa alasannya sehingga tidak berkantor tepat waktu,” urainya.

Dia mengatakan bahwa seharusnya pada Sabtu 22 Desember, pegawai tidak libur, karena Pemkab Enrekang menganut sistem enam hari kerja, namun kata Lody, karena hari Sabtu merupakan hari terjepit, maka pegawai terpaksa diliburkan.

Namun demikian menurut dia, unit kerja atau dinas yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, diminta untuk menyesuaikan hari liburnya, agar pelayanan kepada masyarakat tetap lancar.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian daerah (BKD) Enrekang, Drs Nur Hazan mengatakan bahwa meski pemerintah pusat telah menetapkan jadwal libur bersama, namun khusus BKD, tetap akan berkantor pada 22-24 Desember.

Pasalnya kata dia, pada hari itu, pelamar CPNS formasi umum, akan menerima kartu tes, sehingga otomatis pegawai BKD harus berkantor. “Kita tidak bisa libur karena pelamar CPNS harus mengambil kartu tes. Tes penerimaan CPNS lanjut dia, dijadwalkan berlsangsung pada tanggal 29 Desember nanti. (k4)