ENREKANG(Fajar) — Honor proyek atau semacam insentif bagi PNS yang melaksanakan kegiatan pada tahun 2008 nanti, dianggarkan sebesar Rp 28.736 ribu lebih.Hal itu tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanaja Daerah (RAPBD) Tahun 2008, yang diserahkan eksekutif ke DPRD Enrekang, Jumat 28 Desember kemarin.

Honor proyek yang disediakan bagi para pegawai itu, diplot dalam item belanja langsung yang itemnya masuk kategori belanja pegawai. Meski dalam pos belanja tidak langsung juga telah tertera belanja pegawai sebesar Rp129 miliar lebih.

Sekretaris tim anggaran eksekutif, Drs Imran Mazmur yang dikonfirmasi Fajar mengatakan bahwa dalam item belanja langsung itu, memang tersedia belanja pegawai, yang diperuntukan sebagai honor bagi pegawai yang melaksanakan proyek atau kegiatan.
“Tapi kan tidak semua angagran itu masuk honor pegawai, tapi juga termasuk di dalamnya honor dan gaji bagi pegawai non PNS,” ujar Imran.

Sementara itu, Bupati Enrekang H. La Tinro la Tunrung di hadapan para anggota dewan mengatakan bahwa honor proyek tersebut harus didistribusi dengan baik, karena selama ini lanjut dia, honor proyek itu tidak pernah terdistribusi merata.
“Jangan hanya pejabat tertentu yang nikmati, masalah ini sudah saya rapatkan, agar honor ini bisa merata,” ungkap La Tinro.

Sementara dalam nota keuangan yang diserahkan kemarin, disebutkan bahwa total APBD Kabupaten Enrekang tahun 2008 direncanakan Rp 478.172.702.950. Dari anggaran tersebut, belanja tidak langsung dialokasikan masing masing, belanja pegawai sebesar Rp129.262.194.389, belanja subsidi Rp 2,327 juta, belanja bantuan sosial Rp4 miliar, belanja bantuan keuangan Rp8,2 miliar serta belanja tidak terduga Rp1 miliar.

Sementara untuk belanja langsung (publik) terdiri dari belanja pegawai Rp 28.736.007.910, belanja barang dan jasa Rp 52.391.897,762 serta belanja modal Rp205.909.033.994. (k4)