ENREKANG(Fajar) — Pemerintah Kabupaten Enrekang pada tahun anggaran 2008 ini, mewacanakan untuk mengasuransikan penduduknya. Jenis asuransi yang akan diberikan adalah asuransi kematian.Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati Enrekang H. La Tinro La Tunrung dan Sekkab Enrekang Drs Alimuddin Ralla, di ruang rapat bupati, Senin 7 Januari kemarin.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh ketua Bappeda Drs Andi Hamza, Kepala BPKD H. Chaerul La Tanro dan pihak badan kependudukan tersebut, terungkap bahwa pemerintah daerah akan memberikan asuransi bagi setiap warga yang meninggal dunia. Mengenai besarnya tanggungan belum ditentukan pemda.

Kita belum bisa tentukan berapa jumlahnya yang akan diberikan kepada pihak keluarga yang meninggal dunia, karena ini masih memerlukan pembahasan lebih lanjut,” ujar sekkab Enrekang Drs Alimuddin Ralla.

Yang jelas kata dia, anggaran untuk asuransi kematian ini, sudah ada posnya dalam APBD. Namun Alimuddin Ralla masih enggan menyebutkan berapa anggarannya. “Sudah ada pos anggarannya, tapi saya belum bisa berikan berapa total anggarannya,”
ujar Alimuddin.

Sesuai data yang ada di Badan kependudukan, angka kematian di kabupaten Enrekang dalam satu tahun, rata-rata 350 hingga 450 orang. itu sesuai data dua tahun terakhir, jika mengacu pada data tersebut, maka Pemda akan membayar rata-rata 350-450 orang per tahun. (k4)