ENREKANG — Sejak tiga hari terakhir, sebagian besar masyarakat Kota Enrekang kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang disuplai oleh PDAM.Pihak PDAM mengakui gangguan ini disebabkan karena salah satu jaringan pipa yang merupakan pipa induk yang selama ini menyuplai air bersih ke rumah warga terputus di sekitar Kota Enrekang.

Akibatnya, ribuan pelanggan PDAM di Kota Enrekang, tidak mendapat pasokan air bersih sejak tiga hari terakhir, terhitung sejak Selasa 15 Januari hingga Kamis 17 Januri kemarin.

Dirut PDAM Enrekang, Drs Saman Bompeng yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya kemarin mengakui hal ini. Saman Bompeng menjelaskan, pipa distribusi ukuran enam inci, yang selama ini menyuplai air ke rumah warga terputus.

“Memang pipa distribusi kita terputus lantaran sudah tua, pipa ini sudah berumur 25 tahun, padahal inilah pipa induk yang menyuplai air ke 3000 pelanggan di Kota Enrekang. Makanya distribusi air kita tersendat selama tiga hari terakhir,” ungkapnya.

Dia juga menjelaksan bahwa ganguan distribusi air ini diperkirakan baru dapat diatasi Jumat hari ini, dan saat ini menurut dia, tim teknis dari PDAM sudah bekerja di lapangan untuk menyambung kembali pipa tersebut.

Dampak dari kerusakan pipa tersebut lanjut dia, mengakibatkan masyarakat di beberapa titik di Kota Enrekang, tidak mendapatkan air sama sekali. Seperti di Kawasan Buttu Juppandang, kawasan Cokro Aminoto, Jalan Pahlawan serta Jalan Ratulangi.

“Kami juga sudah mengumumkan ke masyarakat melalui masjid-masjid tentang kondisi yang terjadi saat ini. Jadi saya kira masyarakat bisa memaklumi itu.Mudah-mudahan besok (hari ini red), sudah bisa mengalir kembali,” kuncinya. (k4)