ENREKANG — Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sulsel Airifin Daud, diperiksa oleh penyidik Mapolres Enrekang, Sabtu 19 Januari, terkait dugaan penyimpangan bantuan sapi, yang disalurkan di Kabupaten Enrekang tahun 2006 lalu.Arifin Daud diperiksa tiga jam di ruang Kanit Tipikor Polres Enrekang. Usai pemeriksaan, Arifin Daud langsung meninggalkan Polres Enrekang, sehinga tidak dapat dimintai komentarnya. Saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Arifin Daud menjelaskan bahwa kehadirannya di Mapolres Enrekang, sebatas memberikan pelurusan terkait masalah bantuan sapi itu. Menurut dia, bantuan sapi 530 ekor yang disalurkan ke Kabupaten Enrekang tahun 2006 lalu, sudah sesuai prosedur. Dia juga membantah jika sapi tersebut ada yang dialihkan ke salah satu pesantren di Kecamatan Maiwa Enrekang.

“Tidak ada sebenarnya masalah dalam penyalurannya, mekanismenya kan kelompok tani mengusulkan ke Dinas Pertanian Kabupaten, kemudian Dinas Pertanian Kabupaten melanjutkan ke Provinsi, dalam hal ini Dinas peternakan, atas usulan itulah kami menyalurkan sapi itu ke Enrekang,” kata Arifin Daud.

Sementara itu, Kapolres Enrekang AKBP Endi Sutendi yang dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan terhadap Arifin Daud. Hanya saja kata dia, sampai saat ini Polres masih dalam tahap pemanggilan semua pihak yang terkait dalam penyaluran sapi tersebut. “Kita akan panggil semua pihak yang terkait dalam penyaluran sapi itu, hasil pemeriksaan itu nantinya akan kita pilah-pilah mana yang bisa dijadikan tersangka,” ungkap Kapolres. (k4)