ENREKANG(Fajar) — Rapat paripurna DPRD Enrekang yang membahas penutupan masa sidang di DPRD Enrekang Selasa 22 januari kemarin, diwarnai dengan sejumlah keluhan para anggota dewan.Sejumlah legislator mengaku selama ini mereka kurang maksimal dalam melakukan tugasnya karena kekurangan mobil dinas yang digunakan sebagai kendaraan operasional.

Sementara beberapa legislator lainnya juga mengeluh agar kiranya setiap komisi dapat difasilitasi komputer jinjing atau laptop, demi memaksimalkan penyimpanan data.

“Laptop ini cukup penting diberikan kepada setiap komisi, karena ini menyangkut masalah penyimpanan data. Yang penting laptop itu bukan untuk pribadi anggota dewan,” ujar H. Rahman, salah satu anggota DPRD Enrekang, dalam rapat Paripurna kemarin.

Namun yang paling banyak disuarakan para legislator adalah permintaan tambahan mobil. Para wakil rakyat berharap kepada Ketua DPRD H. Achmad Anggoro, agar dapat memperjuangkan tambahan satu unit mobil di tiap-tiap komisi.

“Bagaimana kita mau melakukan kunjungan kalau hanya satu mobil di setiap komisi, sementara anggota dewan dalam melakukan kunjungan kerja, masing-masing punya tujuan. Ada yang mau ke utara, ada pula yang mau ke selatan,” ujar R. Sumardy, anggota Komisi I DPRD Enrekang.

Ketua DPRD Enrekang H. Achmad Anggoro mengatakan bahwa pengadaan laptop dan mobil, masih sebatas wacana, sehingga belum bisa dipastikan apakah tahun 2008 ini ada tambahan mobil dan pengadaan laptop.

“Kita juga mesti melihat aturan yang ada, karena edaran Menteri Keuangan tahun ini, meminta agar tidak terlalu mengakomodasi pengadaan kendaraan,” kuncinya.(k4)