Terkait Keterlambatan Proyek

ENREKANG — Setelah berkali-kali disoroti anggota dewan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Enrekang, akhirnya angkat bicara, terkait keterlambatan proyek tahun 2007 di Kabupaten Enrekang.Kepala Dinas PU Enrekang Ir Sugihardjo melalui Kasubdin Bina Marga, Beny Mansyur di hadapan wartawan mengatakan, keterlambatan proyek di Enrekang selama ini, disebabkan karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

Dia berkilah, kendala yang dihadapi rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan jalan di Enrekang, adalah faktor cuaca. Alasannya, rekanan tidak bisa melakukan pengaspalan atau penghamparan semen, lantaran hujan yang terus mengguyur Enrekang.

“Dalam satu bulan, rekanan hanya bisa bekerja maksimal 20 hari, itu karena hujan, karena kita tidak mungkin menghampar aspal kalau hujan begini,” kilahnya.

Benny menjelaskan, proyek yang banyak disoroti anggota dewan saat ini, yakni pekerjaan jalan poros Baraka-Banti, poros Banti-Bungin dan poros Maroangin- Bungin.

“Memang proyek ini terlambat, tapi ini kan proyek multi years, yang kontraknya baru berakhir bulan Juli 2008,” Benny beralasan.

Selain kondisi cuaca kata dia, medan proyek juga menjadi kendala, karena alat berat yang akan mengangkut materil, tidak bisa sampai ke lokasi pekerjaan, sehingga rekanan hanya menggunakan kendaraan kecil.

“Kalau dikatakan mau diaudit, itu perlu dilihat dulu, karena anggarannya juga masih ada, dan diluncurkan di tahun 2008, anggota dewan tahu itu,” katanya.

“Kontraktornya baru mengambil uang muka, karena kita juga tidak mungkin mau mencairkan dana sebelum ada pekerjaan di lapangan,” tambahnya.(k4)