ENREKANG — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Enrekang, Abdullah Mudji mengatakan bahwa untuk menertibakan bengkel-bengkel kendaran yang ada dalam Kota Enrekang, pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan terhadap jumlah usaha bengekel yang ada dalam kota.Pendataan ini kata Abdullah Mudji, dilakukan untuk mengetahui legal tidaknya usaha tersebut. Selain itu lanjut dia, Satpol juga ingin mendata seberapa banyak bengkel kendaraan yang layak untuk beroperasi.

“Karena kita tahu sendiri kalau bengkel kan bising pada saat melakukan pengujian kendaraan, makanya kita ingin data bengkel mana yang tidak layak beroperasi,” ujar Abdullah Mudji kepada wartawan di Kantor Bupati, Selasa 29 Januari.

Dia menambahkan, jika memang nantinya ada bengkel yang ditemukan ilegal atau tidak layak beroperasi karena mengganggu ketentraman warga, maka pemilik bengkel yang bersangkutan akan dipanggil untuk diberikan penjelasan.

“Kalau memang bengkel mereka meresahkan warga, maka nanti kita komunikasikan dengan pemiliknya untuk dicarikan lokasi yang lebih layak,” kuncinya. (k4)