Penetapan Hari Pemerintahan ala Desa Bone-bone

ENREKANG — Setelah terkenal hingga mancanegara berkat peraturan bebas rokok yang disepakati oleh warga Desa Bone-Bone Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang, kini masyarakat desa ini kembali membuat satu peraturan desa yang patut dicontoh oleh desa lain.Masyarakat Desa Bone-bone kembali membuat satu peraturan, yakni, menetapkan hari Sabtu sebagai hari pemerintahan. Sekretaris Desa Bone-bone, Idris kepada wartawan mengatakan bahwa,

hari pemerintahan yang diperingati setiap hari Sabtu itu, diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Misalnya kata Idris, warga melakukan kerja bakti, membersihkan jalan, membangun sarana umum dan lain-lain sebagainya.

Aturan ini lanjut dia, memang tidak dituangkan dalam bentuk Peraturan Desa, namun ini sudah menjadi kesepakatan warga yang kini sudah ditaati.

“Jadi setiap hari Sabtu, tidak boleh ada warga yang melakukan kegiatan lain selain kerja bakti. Ini berlaku bagi seluruh warga Desa Bone-bone,” paparnya.

Tak hanya itu, masyarakat Desa yang berada di bawah kaki Gunung Latimojong ini, juga telah membuat aturan baru yang mencerminkan kepeduliannya terhadap lingkungan.

“Aturan itu kita sepakati, setiap warga desa yang akan menikah, diwajibkan menanam empat batang pohon, sebelum diberikan surat pengantar dari desa,” ungkap Idris, baru-baru ini.

Bupati Enrekang dalam kunjungannya ke desa Bone-bone baru-baru ini mengatakan bahwa aturan yang dibuat warga Desa Bone-bone ini, harus dijadikan contoh oleh desa lain di Bumi Massenrempulu, karena peraturan ini cukup efektif untuk menghijaukan hutan Enrekang yang memang sudah tergolong kritis. (k4)