ENREKANG– Anggaran pembenahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrempulu yang disediakan Pemkab Enrekang 2008 ini tergolong cukup besar.Pengadaan alat kesehatan (alkes) saja, Pemkab harus mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Enrekang, H La Tinro La Tunrung saat caretaker Gubernur Sulsel, A Tanribali Lamo mengunjungi RSUD Massenrempulu, Selasa 19 Februari kemarin.

Di hadapan gubernur, La Tinro mengatakan, Pemkab memang fokus pada pembenahan rumah sakit kebanggaan masyarakat Masasenrempulu itu. Karena itu, tidak heran kata La Tinro, jika anggaran yang disediakan juga tidak sedikit.

Ditemui terpisah, Direktur RSUD Massenrempulu, dr Muhammad Yamin mengatakan, anggaran pengadaan alkes yang dialokasikan tersebut, bersumber dari dana ad hoc Rp10 miliar dan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp1 miliar.

Menurut dia, ada di antara alat kesehatan yang akan diadakan menyerap anggaran cukup besar, seperti alat USG empat dimensi. “Alay itu cukup menyerap anggaran. Bahkan belum banyak rumah sakit yang memiliki alat tersebut. Rata-rata rumah sakit hanya menggunakan USG berdimensi dua.

Sementara kita ingin menggunakan yang sudah berdimensi empat,” ungkap Yamin tanpa merinci anggaran untuk pengadaan alat USG dimaksud.

Selain itu kata Yamin, beberapa alat kesehatan yang belum dimiliki juga diprogramkan untuk diadakan. Peralatan endoscopy untuk pemriksaan saluran pencernaan serta beberapa alat operasi lain, termasuk alat pemeriksaan jantung (treadmil) juga direncanakan segera diadakan.

Dalam kunjungan itu, gubernur meninjau beberapa ruangan perawatan, termasuk kamar pasien. Bahkan Tanribali Lamo sempat berbincang dengan pasien asal Kabupaten Pinrang.

Gubernur juga mengunjungi kantor Bupati Enrekang yang sementara tahap perampungan. Sebelumnya, A Tanribalio Lamo yang juga putra Massenrenmpulu tersebut terlebih dulu mengikuti upacara peringatan HUT ke-49 Kabupaten Enrekang di lapangan Batili. (k4)