ENREKANG– Dalam empat hari terakhir, masyarakat mengeluhkan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) Enrekang. Pengurusan terhambat dengan alasan printer (mesin pencetak KTP) rusak.Bahkan hingga Kamis 21 Februari, ratusan berkas belum terlayani. Hal itu pun diakui Kepala Seksi Informasi dan Kependudukan, Sukirman di kantornya, Kamis 21 Februari kemarin.

Menurut Sukirman, alat pengganti kerusakan mesin pencetak KTP tidak tersedia sehingga mesti mencari alatnya ke Makassar. “Kita sudah bawa ke tempat servis, tapi rupanya alatnya tidak ada,” katanya.

Menurut dia, rata-rata pemohon KTP setiap hari antara 50 sampai 60 orang. Artinya dalam empat hari, ada sekitar 200-an warga yang pengurusan KTP-nya terhambat.

Sukirman mengatakan, data pemohon KTP sudah terinput dalam data base sehingga jika mesin itu sudah datang, maka KTP langsung bisa dicetak. (k4)