ENREKANG– Koordinator Penyuluh Pertanian Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Enrekang Hasanuddin mengatakan bahwa sampai saat ini, Kabupaten Enrekang masih kekurangan tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL).Padahal sesuai data yang ada, 95 persen penduduk Kabupaten Enrekang hidup di sektor pertanian. Ironisnya hal itu tidak dibarengi dengan ketersediaan tenaga PPL.

Hasanuddin menjelaskan, tenaga PPL yang ada saat ini, hanya 128 orang dengan 129 desa dan kelurahan yang tersebar di 12 Kecamatan. Jumlah tersebut lanjut dia, sudah termasuk tenaga kontrak dan sukarelawan.

“Jumlah tersebut sudah termasuk koordinator kecamatan dan kabupaten. Seharusnya setiap desa memiliki minimal satu PPL. Namun sekarang, ada PPL yang menangani tiga desa sehingga cukup kewalahan,” ujarnya di ruang kerjanya, Jumat 22 Februari kemarin.

Dengan melihat jumlah desanya menurut dia, idealnya Enrekang memiliki 160 tenaga PPL. “Memang ada tambahan tenaga kontrak tahun ini, sebanyak 25 orang, tapi itu masih sangat kurang,” tandasnya seraya berharap pada penerimaan CPNS mendatang, tenaga PPL bisa diprioritaskan. (k4)